thumbnail_berita

 29 Aug 2025   Penulis:  MQ   Dipost Oleh:  STEI Admin    berita


Itjen Kemenag Audit Kinerja Litapdimas di STEI Yogyakarta: Transparansi dan Akuntabilitas Hibah Jadi Sorotan

STEI Yogyakarta menjadi salah satu perguruan tinggi yang dikunjungi oleh tim monitoring Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka evaluasi kinerja program Litapdimas tahun anggaran 2024. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 26 Agustus 2025, dan difokuskan pada audit pelaksanaan hibah penelitian, penerbitan buku, serta pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh para dosen di lingkungan STEI Yogyakarta.

Kunjungan ini dipimpin oleh Ahmad Tobib selaku Ketua Tim, didampingi oleh Diah Ayu Perwitasari dan Romy Yuswana dari Direktorat PTKI. Emzolianda bertindak sebagai Pengendali Teknis dalam kegiatan tersebut, memastikan bahwa proses audit berjalan sesuai prosedur dan standar akuntabilitas yang ditetapkan. STEI Yogyakarta dipilih sebagai sampel karena dinilai aktif dan produktif dalam mengelola hibah Litapdimas, dengan berbagai luaran akademik dan sosial yang telah dihasilkan.

Dalam sesi monitoring, tim Itjen berdialog langsung dengan Ketua STEI Yogyakarta, Dr.Mujahid Quraisy,S.E.,M.S.I., Ketua LP3M, Susilo Priyono,STP,M.M. serta para dosen penerima hibah. Proses audit dilakukan melalui pemeriksaan dokumen hibah seperti proposal, laporan akhir, dan bukti publikasi, serta wawancara mendalam untuk menilai transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pelaksanaan program. Tim juga menyoroti bagaimana hibah digunakan untuk menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia akademik.

Ketua STEI Yogyakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan yang sangat penting dalam menjaga integritas dan mutu pelaksanaan hibah. Ia menegaskan komitmen kampus untuk terus meningkatkan tata kelola hibah secara berkelanjutan. Ketua LP3M menambahkan bahwa audit ini menjadi momentum refleksi dan perbaikan, mendorong para dosen untuk lebih tertib dalam pelaporan dan lebih strategis dalam merancang kegiatan yang berdampak.

Kegiatan monitoring ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga ruang dialog antara auditor dan pelaksana hibah, demi terciptanya sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. STEI Yogyakarta berharap bahwa hasil audit ini dapat menjadi pijakan untuk penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas program Litapdimas di masa mendatang.



©2025 STEI Yogyakarta.